Terima Kasih atas kesedian Anda untuk berkunjung ke blog yang sederhana ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi Kawan-kawan semua. Kritik, saran, serta komentar Anda sangat kami harapkan.
| 111 comments ]

Metode PembelajaranBelajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib kita lakukan dan kita berikan kepada anak-anak kita. Karena ia merupakan kunci sukses unutk menggapai masa depan yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi. Yang pada akhirnya akan berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Melihat peran yang begitu vital, maka menerapkan metode yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenakngkan dan tidak membosankan. Di bawah ini adalah beberapa metode pembelajaran efektif, yang mungkin bisa kita persiapkan.


Metode Debat
Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Materi ajar dipilih dan disusun menjadi paket pro dan kontra. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari empat orang. Di dalam kelompoknya, siswa (dua orang mengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukan perdebatan tentang topik yang ditugaskan. Laporan masing-masing kelompok yang menyangkut kedua posisi pro dan kontra diberikan kepada guru.
Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap siswa tentang penguasaan materi yang meliputi kedua posisi tersebut dan mengevaluasi seberapa efektif siswa terlibat dalam prosedur debat.
Pada dasarnya, agar semua model berhasil seperti yang diharapkan pembelajaran kooperatif, setiap model harus melibatkan materi ajar yang memungkinkan siswa saling membantu dan mendukung ketika mereka belajar materi dan bekerja saling tergantung (interdependen) untuk menyelesaikan tugas. Ketrampilan sosial yang dibutuhkan dalam usaha berkolaborasi harus dipandang penting dalam keberhasilan menyelesaikan tugas kelompok. Ketrampilan ini dapat diajarkan kepada siswa dan peran siswa dapat ditentukan untuk memfasilitasi proses kelompok. Peran tersebut mungkin bermacam-macam menurut tugas, misalnya, peran pencatat (recorder), pembuat kesimpulan (summarizer), pengatur materi (material manager), atau fasilitator dan peran guru bisa sebagai pemonitor proses belajar.

Metode Role Playing
Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang, hal itu bergantung kepada apa yang diperankan. Kelebihan metode Role Playing:
Melibatkan seluruh siswa dapat berpartisipasi mempunyai kesempatan untuk memajukan kemampuannya dalam bekerjasama.
1. Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh.
2. Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda.
3. Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan.
4. Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.

Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving)
Metode pemecahan masalah (problem solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama.
Orientasi pembelajarannya adalah investigasi dan penemuan yang pada dasarnya adalah pemecahan masalah.
Adapun keunggulan metode problem solving sebagai berikut:
1. Melatih siswa untuk mendesain suatu penemuan.
2. Berpikir dan bertindak kreatif.
3. Memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis
4. Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan.
5. Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
6. Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat.
7. Dapat membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan kehidupan, khususnya dunia kerja.
Kelemahan metode problem solving sebagai berikut:
1. Beberapa pokok bahasan sangat sulit untuk menerapkan metode ini. Misal terbatasnya alat-alat laboratorium menyulitkan siswa untuk melihat dan mengamati serta akhirnya dapat menyimpulkan kejadian atau konsep tersebut.
2. Memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan metode pembelajaran yang lain.

Pembelajaran Berdasarkan Masalah
Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog.
Langkah-langkah:
1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
4. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya.
5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
Kelebihan:
1. Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar diserapnya dengan baik.
2. Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain.
3. Dapat memperoleh dari berbagai sumber.
Kekurangan:
1. Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai.
2. Membutuhkan banyak waktu dan dana.
3. Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini

Cooperative Script
Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari.
Langkah-langkah:
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan.
2. Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.
4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara pendengar menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.
5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya, serta lakukan seperti di atas.
6. Kesimpulan guru.
7. Penutup.
Kelebihan:
• Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan.
• Setiap siswa mendapat peran.
• Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.
Kekurangan:
• Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu
• Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).

Picture and Picture
Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis.
Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
2. Menyajikan materi sebagai pengantar.
3. Guru menunjukkan / memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi.
4. Guru menunjuk / memanggil siswa secara bergantian memasang / mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
5. Guru menanyakan alas an / dasar pemikiran urutan gambar tersebut.
6. Dari alasan / urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep / materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai.
7. Kesimpulan / rangkuman.
Kebaikan:
1. Guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa.
2. Melatih berpikir logis dan sistematis.
Kekurangan:Memakan banyak waktu. Banyak siswa yang pasif.

Numbered Heads Together
Numbered Heads Together adalah suatu metode belajar dimana setiap siswa diberi nomor kemudian dibuat suatu kelompok kemudian secara acak guru memanggil nomor dari siswa.
Langkah-langkah:
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor.
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya.
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya.
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka.
5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain.
6. Kesimpulan.
Kelebihan:
• Setiap siswa menjadi siap semua.
• Dapat melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh.
• Siswa yang pandai dapat mengajari siswa yang kurang pandai.
Kelemahan:
• Kemungkinan nomor yang dipanggil, dipanggil lagi oleh guru.
• Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru

Metode Investigasi Kelompok (Group Investigation)
Metode investigasi kelompok sering dipandang sebagai metode yang paling kompleks dan paling sulit untuk dilaksanakan dalam pembelajaran kooperatif. Metode ini melibatkan siswa sejak perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. Metode ini menuntut para siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam ketrampilan proses kelompok (group process skills). Para guru yang menggunakan metode investigasi kelompok umumnya membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 5 hingga 6 siswa dengan karakteristik yang heterogen. Pembagian kelompok dapat juga didasarkan atas kesenangan berteman atau kesamaan minat terhadap suatu topik tertentu. Para siswa memilih topik yang ingin dipelajari, mengikuti investigasi mendalam terhadap berbagai subtopik yang telah dipilih, kemudian menyiapkan dan menyajikan suatu laporan di depan kelas secara keseluruhan. Adapun deskripsi mengenai langkah-langkah metode investigasi kelompok dapat dikemukakan sebagai berikut:
a. Seleksi topik
Parasiswa memilih berbagai subtopik dalam suatu wilayah masalah umum yang biasanya digambarkan lebih dahulu oleh guru. Para siswa selanjutnya diorganisasikan menjadi kelompok-kelompok yang berorientasi pada tugas (task oriented groups) yang beranggotakan 2 hingga 6 orang. Komposisi kelompok heterogen baik dalam jenis kelamin, etnik maupun kemampuan akademik.
b. Merencanakan kerjasama
Parasiswa beserta guru merencanakan berbagai prosedur belajar khusus, tugas dan tujuan umum yang konsisten dengan berbagai topik dan subtopik yang telah dipilih dari langkah a) di atas.
c. Implementasi
Parasiswa melaksanakan rencana yang telah dirumuskan pada langkah b). Pembelajaran harus melibatkan berbagai aktivitas dan ketrampilan dengan variasi yang luas dan mendorong para siswa untuk menggunakan berbagai sumber baik yang terdapat di dalam maupun di luar sekolah. Guru secara terus-menerus mengikuti kemajuan tiap kelompok dan memberikan bantuan jika diperlukan.
d. Analisis dan sintesis
Parasiswa menganalisis dan mensintesis berbagai informasi yang diperoleh pada langkah c) dan merencanakan agar dapat diringkaskan dalam suatu penyajian yang menarik di depan kelas.
e. Penyajian hasil akhir
Semua kelompok menyajikan suatu presentasi yang menarik dari berbagai topik yang telah dipelajari agar semua siswa dalam kelas saling terlibat dan mencapai suatu perspektif yang luas mengenai topik tersebut. Presentasi kelompok dikoordinir oleh guru.
f. Evaluasi
Guru beserta siswa melakukan evaluasi mengenai kontribusi tiap kelompok terhadap pekerjaan kelas sebagai suatu keseluruhan. Evaluasi dapat mencakup tiap siswa secara individu atau kelompok, atau keduanya.

Metode Jigsaw
Pada dasarnya, dalam model ini guru membagi satuan informasi yang besar menjadi komponen-komponen lebih kecil. Selanjutnya guru membagi siswa ke dalam kelompok belajar kooperatif yang terdiri dari empat orang siswa sehingga setiap anggota bertanggungjawab terhadap penguasaan setiap komponen/subtopik yang ditugaskan guru dengan sebaik-baiknya. Siswa dari masing-masing kelompok yang bertanggungjawab terhadap subtopik yang sama membentuk kelompok lagi yang terdiri dari yang terdiri dari dua atau tiga orang.
Siswa-siswa ini bekerja sama untuk menyelesaikan tugas kooperatifnya dalam: a) belajar dan menjadi ahli dalam subtopik bagiannya; b) merencanakan bagaimana mengajarkan subtopik bagiannya kepada anggota kelompoknya semula. Setelah itu siswa tersebut kembali lagi ke kelompok masing-masing sebagai “ahli” dalam subtopiknya dan mengajarkan informasi penting dalam subtopik tersebut kepada temannya. Ahli dalam subtopik lainnya juga bertindak serupa. Sehingga seluruh siswa bertanggung jawab untuk menunjukkan penguasaannya terhadap seluruh materi yang ditugaskan oleh guru. Dengan demikian, setiap siswa dalam kelompok harus menguasai topik secara keseluruhan.

Metode Team Games Tournament (TGT)
Pembelajaran kooperatif model TGT adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh siswa tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan dan reinforcement.
Aktivitas belajar dengan permainan yang dirancang dalam pembelajaran kooperatif model TGT memungkinkan siswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat dan keterlibatan belajar.
Ada5 komponen utama dalam komponen utama dalam TGT yaitu:
1. Penyajian kelas
Pada awal pembelajaran guru menyampaikan materi dalam penyajian kelas, biasanya dilakukan dengan pengajaran langsung atau dengan ceramah, diskusi yang dipimpin guru. Pada saat penyajian kelas ini siswa harus benar-benar memperhatikan dan memahami materi yang disampaikan guru, karena akan membantu siswa bekerja lebih baik pada saat kerja kelompok dan pada saat game karena skor game akan menentukan skor kelompok.
2. Kelompok (team)
Kelompok biasanya terdiri dari 4 sampai 5 orang siswa yang anggotanya heterogen dilihat dari prestasi akademik, jenis kelamin dan ras atau etnik. Fungsi kelompok adalah untuk lebih mendalami materi bersama teman kelompoknya dan lebih khusus untuk mempersiapkan anggota kelompok agar bekerja dengan baik dan optimal pada saat game.
3. Game
Game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menguji pengetahuan yang didapat siswa dari penyajian kelas dan belajar kelompok. Kebanyakan game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan sederhana bernomor. Siswa memilih kartu bernomor dan mencoba menjawab pertanyaan yang sesuai dengan nomor itu. Siswa yang menjawab benar pertanyaan itu akan mendapat skor. Skor ini yang nantinya dikumpulkan siswa untuk turnamen mingguan.
4. Turnamen
Biasanya turnamen dilakukan pada akhir minggu atau pada setiap unit setelah guru melakukan presentasi kelas dan kelompok sudah mengerjakan lembar kerja. Turnamen pertama guru membagi siswa ke dalam beberapa meja turnamen. Tiga siswa tertinggi prestasinya dikelompokkan pada meja I, tiga siswa selanjutnya pada meja II dan seterusnya.
5. Team recognize (penghargaan kelompok)
Guru kemudian mengumumkan kelompok yang menang, masing-masing team akan mendapat sertifikat atau hadiah apabila rata-rata skor memenuhi kriteria yang ditentukan. Team mendapat julukan “Super Team” jika rata-rata skor 45 atau lebih, “Great Team” apabila rata-rata mencapai 40-45 dan “Good Team” apabila rata-ratanya 30-40

Model Student Teams – Achievement Divisions (STAD)
Siswa dikelompokkan secara heterogen kemudian siswa yang pandai menjelaskan anggota lain sampai mengerti.
Langkah-langkah:
1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll.).
2. Guru menyajikan pelajaran.
3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota kelompok. Anggota yang tahu menjelaskan kepada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
4. Guru memberi kuis / pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.
5. Memberi evaluasi.
6. Penutup.
Kelebihan:
1. Seluruh siswa menjadi lebih siap.
2. Melatih kerjasama dengan baik.
Kekurangan:
1. Anggota kelompok semua mengalami kesulitan.
2. Membedakan siswa.

Model Examples Non Examples
Examples Non Examples adalah metode belajar yang menggunakan contoh-contoh. Contoh-contoh dapat dari kasus / gambar yang relevan dengan KD.
Langkah-langkah:
1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran.
2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan lewat OHP.
3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperhatikan / menganalisa gambar.
4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas.
5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya.
6. Mulai dari komentar / hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai.
7. KKesimpulan.
Kebaikan:
1. Siswa lebih kritis dalam menganalisa gambar.
2. Siswa mengetahui aplikasi dari materi berupa contoh gambar.
3. Siswa diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya.
Kekurangan:
1. Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar.
2. Memakan waktu yang lama.

Model Lesson Study
Lesson Study adalah suatu metode yang dikembangkan di Jepang yang dalam bahasa Jepangnya disebut Jugyokenkyuu. Istilah lesson study sendiri diciptakan oleh Makoto Yoshida.
Lesson Study merupakan suatu proses dalam mengembangkan profesionalitas guru-guru di Jepang dengan jalan menyelidiki/ menguji praktik mengajar mereka agar menjadi lebih efektif.
Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Sejumlah guru bekerjasama dalam suatu kelompok. Kerjasama ini meliputi:
a. Perencanaan.
b. Praktek mengajar.
c. Observasi.
d. Refleksi/ kritikan terhadap pembelajaran.
2. Salah satu guru dalam kelompok tersebut melakukan tahap perencanaan yaitu membuat rencana pembelajaran yang matang dilengkapi dengan dasar-dasar teori yang menunjang.
3. Guru yang telah membuat rencana pembelajaran pada (2) kemudian mengajar di kelas sesungguhnya. Berarti tahap praktek mengajar terlaksana.
4. Guru-guru lain dalam kelompok tersebut mengamati proses pembelajaran sambil mencocokkan rencana pembelajaran yang telah dibuat. Berarti tahap observasi terlalui.
5. Semua guru dalam kelompok termasuk guru yang telah mengajar kemudian bersama-sama mendiskusikan pengamatan mereka terhadap pembelajaran yang telah berlangsung. Tahap ini merupakan tahap refleksi. Dalam tahap ini juga didiskusikan langkah-langkah perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
6. Hasil pada (5) selanjutnya diimplementasikan pada kelas/ pembelajaran berikutnya dan seterusnya kembali ke (2).
Adapun kelebihan metode lesson study sebagai berikut:
- Dapat diterapkan di setiap bidang mulai seni, bahasa, sampai matematika dan olahraga dan pada setiap tingkatan kelas.
- Dapat dilaksanakan antar/ lintas sekolah.
Baca Juga : Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)

Read this | Baca yang ini



Widget by [ Tips Blogger ]

111 comments

Anonymous said...

kereeeeeeen

Anonymous said...

:)

Anonymous said...

:))

sriudin said...

Good luck...
www.s1pgsd.blogspot.com

mas, bisa ga tau cara buat blog yang bagus kaya punya mas.tolong di share ke sriudin@gmail.com ya

thank's bgt

sur 'an said...

trim's atas pencerahannnya :D

Rahman said...

Maaf pak, saya izin mengcopy document ini utk tugas kuliah saya. Terima kasih pak.

http://rahman30.wordpress.com

deca n siti said...

tolong donk tambah lagi tulisannya, berupa penelitian kek...jadi tambah wawasannya n tau implementasinya kedepan...berhasil tidaknya model tersebut di aplikasikan

yasier said...

mw tanya ne...
dapet info tentang metode examples non examples dari mana c???
da bukunya g?
kalo ada, kasih tw donk...
penting ne... buat skripsi!!!
mksi sblme..

nanik said...

saya setuju dengan motto yang bapak pegang. apalagi materi-materi blog bapak tentang pendidikan yang berguna bagi guru dan calon guru seperti saya. saya juga menvoba mencoba blog tentang pendidikan di www.majlispendidikan.blogspot.com

viena said...

thanks bangetzzz yaCh....
tugas saya sedikit terbantu.

Anonymous said...

mboh kono "-x"

christien-bebek said...

wh...membantu tugas kul saya..

tapi agak bingung jg ni terlalu banyak...

HIJRAH ON FIRE said...

nuhun pisaaaaaaaaaaaaaaaan....
makasih banget,,,
mohon ijin untuk sumber reeferensi makalah saya..

M_jumani said...

adalagi gak ? misal snowball dll.

ashbac said...

makasi bgt juragan

Anonymous said...

thanks bgt yaaa... artikelnya bisa bantu q nyelesain tgs.:)

Anonymous said...

tengs berat nih...
it's very usefull

Aryani said...

thanks atas metodenya, ijinkan saya copy buat referensi

sekar said...

terima kasih atas referensinya pa.

adum said...

Thanks infonya, salam kenal ya mas!

imey said...

Makacieh buangetz yaw maz...
Dokumennya saya copy bwt tambah2 referensi tugas kuliah.

Anonymous said...

tulisan yang sangat saya butuhkan, teima kasih
mengenai Lesson study, bukan termasuk model atau metode pembelajaran, tapi sebuah analisis pada pembelajarn untuk perbaikan pembelajarn kita selanjutnya secara continue. tanpa memojokan guru model.

Anonymous said...

Assalamualaikum,,
Salam kenal untuk MAs Arif Luqman Nadhirin,
saya mencari info tentang metode GI (Group Investigation) dan artikel yang anda tulis sangat membantu saya tapi bisakah anda menunjukkan buku-buku yang memuat tentang metode GI,sebagai referensi.atas perhatiannya sy ucapkan terima kasih.bisa balas di here_nurainihasanah@yahoo.com

Anonymous said...

:) lam knl...... artikelnya bgus, bwt aq ckup komplit, lmyan bwt refrensi tgas.............. :)

FASILITATOR IDOLA said...

Bagus dan lengkap. cukup membantu teman2 guru utk belajar meningkatkan profesionlisme

Arif Luqman Nadhirin said...

>Sriudin: Untuk template blog ini bisa Anda download di http://themelib.com/ . Hanya saja saya sedikit merubah di sidebar blog dengan menambahkan satu komponen di bagian sampin bawah.Untuk asesorisnya bisa Anda cari di Mbah Googel, karena sudah banyak teman-teman kita yang membahas tentang teknik-teknik ngeblog serta asesorisnya. Semoga bisa membantu.

>Sur’an: Sama-sama mas Sur’an.. Moga bisa tambah mencerahkan.

>Rahman: Silahkan Pak. Saya sangat senang kalau bisa membantu Anda.

>Decan n Siti: Sebuah metode pembelajaran terlahir melalui serangkaian uji coba dan pengalaman yang cukup lama. Jadi sebuah metode mengajar harus melalui serangkaian uji coba, baru kemudian bisa dipekernalkan kepada publik. Kejelian dan kreatifitas guru dalam pemilihan sebuah metode mengajar akan sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Harus jeli sesuai dengan bahan pelajaran yang diajarkan serta sesiau dengan situasi dan kondisi. Tapi akan saya usahakan untuk hasil penelitian-penelitian tentang metode mengajar, ditunggu ya di tulisan-tulisan selanjutnya. 

>Yasier: Untuk metode examples non examples, saya belum tahu pasti. Saya hanya pernah membaca sekila di blog sobat. Akan saya coba cari bukunya. Maaf belum bisa membantu.

>Nanik: Terima kasih untuk saudari Nanik. Saya akan sangat senag kalau kita bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman. Semoga bisa menjadi seorang guru yang sukses ya…  Saya pasti akan sering berkunjung ke blog Anda.

>Viena: Sama-sama Viena.

>Christien-Bebek: Semakin banyak metode mengajar yg kita kuasai, itu artinya semakin leluasa kita dalam memilih yang sesuai dengan situasi dan kondisi. 

>Hijrah on Fire: Sami-sami. Silakan dicopy. Moga bisa membantu.

>M_Jumani: Ada Pak.. ditunggu di tulisan selanjutnya ya…

>Ashbac: You are welcome Boz… 

>Anonymous: Yups sama-sama..

>Anonymous: I’m very happy if this blog could help you…

>Adum: Sama-sama mbak, salam kenal balik ya…

>Imey: Swwwwama-swwwwama mbak.. monggo silahkan dcopy aja... “geratis Kok…” :D

>Anonymous: sama-sama pak/bu Anonymous.. Untuk Lesson Study juga merupakan metode belajar.. Tapi terimaksih banyak atas masukannya…

>Anonymous: Salam kenal balik untuk bapak/ibu Anonymous.

Saya belum tau tentak buku-buku yang membahas mengenai GI yang secara lebih spesifik… Tapi saya akn usahakan untuk mencarinya (PR buat saya)…

>Fasilitator Idola: Hidup Guru Indonesia.. Moga tambah profesional…

budi said...

ass. blognya bagus mas,,,khusus tentang pendidikan, saya juga ada tulisan tentang metode pembelajaran, kalau mas mau mampir, silahkan di blog saya.trims

Arif Luqman Nadhirin said...

>Budi: masih jauh dari kata bagus mas...
yups... saya sudah berkunjung ke blog mas, dan tulisan2 cukup menarik..

shinta91 said...

thankz...
good article..
saiiia copy ke blog saiia iia..

LISA said...

SHIIIPPPP TENANNNNN......

Arif Luqman Nadhirin said...

>Shinta91: U a wlcm....
Silahkan saja, asalkan dicantumin sumbernya... Setuju??? :)

>Lisa: Tenan Sipppp..

Anonymous said...

maaf.. mw mengkritik. GI,jigzaw, TGT dsb tu bukannya model ya? kalo metodenya, termasuk ke dalam metode kooperatif :)

Anonymous said...

pak...bagus tulisannya...
tulisan bapak itu apa ada referensinya dari mana, klo saya boleh tahu?
terutama tulisan tentang picture to picture...saya tertarik sekali untuk lebih memahami metode tersebut...

Anonymous said...

bisa minta penjelasan lebih lanjut tentang metode example non example, penting nih buat skripsi. Mau tau juga develop by spa?Bisa balas di pienzW@yahoo.co.id

Arif Luqman Nadhirin said...

@Anonymous 1: Ibu Terimakasih atas komentar ibu di blog saya... untuk lebih jelasnya bisa di baca di:
1. Mempraktikkan Cooperatif Learning di Kelas Kita- Penulis Anita Li, PT Grasindo.
2. Model Pembelajaran Inovatif-Penulis Udin S.Winataputra, penerbit Universitas Terbuka.

Semoga Bermanfaat ya Bu..

@Anonymous 2:
Untuk Lebih jelsnya bisa dibaca di postingan saya Metode Example Non Eexample (contoh non Contoh
Semoga bisa mencerahkan...

usemansa said...

Very good...

gita said...

trima kasih bwt info na y..
mau tanya nech, kira2 ad g y metode study tour?
trima kasih bwt jawabanna.. :D

Bu Ida said...

Terima kasih atas artikel Anda..
sangat bermanfaat sebaga materi ajar saya..

Anonymous said...

pak saya minta ijin ya unt mengcopy...trima kasih bnyk.smg Alloh rahmati ilmu panjenengan.

Anonymous said...

bole tau d mn artikel ini kamu dapat. .mau link nya sik

soesilongeblog said...

Kang Saya copy boleh tdk, buat tambah-tambah pengetahuan dan tulisan saya

Anonymous said...

maaf ya saya copy,,, buat kepentingan tugas kuliah saya... makasih sebelumnya...;)

Anonymous said...

maaf saya telah me-copy untuk tugas kuliah,tq.... :))

Anonymous said...

thx yoooooo, dah di cp buat tgs kul...........

enunk beckham said...

bagus..bagus..bagus..

udin said...

tulisan anda bisa untuk bacaan saya kedepan yang lebih baek....trimksih..

Anonymous said...

dari semua model pembelajaran diatas, yang mana model yang cocok untuk belajar bahasa inggris??

Anonymous said...

ada yang tau ga metode cerita?....

Anonymous said...

mmmmmm ........... baguslah n trims yaaaa

Anonymous said...

it's useful article n' i do hope will read newest method for teaching then. permit me to save your article to be useful information

Anonymous said...

trimakasih..

Mas Exo said...

welwh-weleh manteps mas bloggnya. tukeran lingk yuk

Yuni said...

Nuwun sewu.. nderek ngopy artikel... Matur nuwun

Mutiara Pembelajar said...

tapiiiiiiiii...terkadang, bahkan sering malah metode yang bermacam-macam itu tidak dilakukan. kalo pun dilakukan tetapi tidakmaksimal...tapi...gak tahu juga cih

Anonymous said...

makasih

dhewyy said...

mas...izin ya,,,Z copy blogg_x
makasi,,,

Anonymous said...

terima kasih,,,,berkat tulisan ini,,,ilmu saya jadi bertambah

imam said...

terimakasih banyaaaaak
akhirnya tugas kulia AKTA 4ku kelar karna dah nemuin article ini

Sri Rizky Amelia said...

makasih ya pak...

deval said...

mantab nih pak info nya,ada makalah tentang penggabungan beberapa metode,yng menutupi kekurangan dari mtode yg lain tidak pak???

bahan makalah saya tuh,,, hehehehehe.... :D :D :D
share ke email saya ya pak,devals.back@yahoo.co.id
;) ;)

La JAMALUDDIN ISMAIL said...

Terima kasih atas kesdiaannya menyadiakan media ini. janagn pernah bosan membagikan ilmunya ya.............

meuthiahdewi said...

terima kasih atas info nya....
banyak banget manfaat nya buat nambah pengetahuan...

Anonymous said...

Thanks dah bantu sy yang ksulitan mencri materi ini..

Enneng Suryati said...

Ass. Pak saya mahasiswi jurusan bahasa Inggris tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi tapi bingung belum dapet metode buat ntar penelitian metode kemarin ditolak karna tidak cukup referensi, metode kemarin saya dapat dari postingan di google jadi dosen menolak metode yang kemarin karena referensinya minim banget, setelah saya baca artikel punya bapak saya tertarik metode Student teams-Achievement Division (STAD) tapi pak metode ini cocok gak ya dipakai buat ngajar reading (membaca) soalnya saya ambil skill reading buat penyusunan skripsi saya terus mau nanya untuk metode STAD ini bisa tahu buku-buku referensinya apa aja? terima kasih pak tolong jawab ke e-mail saya esuryati68@yahoo.co.id

yayan musthofa said...

mantab.. =))

Kesadaran said...

terima kasih

update avira said...

keren gan :)

Anonymous said...

izin copy y pak,,:D
trima kasih..
by niya

Anonymous said...

Maaf pak ijin buat ngopi artikelnya mau buat tambahan untuk tugas makalah terima kasih.....

Anonymous said...

GOOD JOB!!!!!

Anonymous said...

nii referensinya buku apa??
tolong email ke wina90purwanti@gmail.com

makacii

Anonymous said...

thanx atas infonya,,yang digunakan referensinya buku apa ya? terutama tentang metode debat..
mnta tolong d kirim ke email ya,,tim.tam50@yahoo.co.id

thanx before...

Anonymous said...

maksih pak.. it's very good..

Anonymous said...

nuwun sewu menawi kepareng nderek ngopi inggih

rina79 said...

TERIMA KASIH BUAT INFONYA BAPAK.....SANGAT BERGUNA BUAT TUGAS KULIAH SAYA....LAIN KALI BOLEH DAPAT INFONYA LAGI YA......MOHON IJIN BUAT COPY, KALO BOLEH TAU REFERENSI HANDOUTNYA?

manfaat dari belajat said...

saya jg mnta bantuan saudara
gimana caranya blajar metode model bigram

manfaat dari belajat said...

saya jg mnta bantuan saudara
gimana caranya blajar metode model bigram

Ning Sari said...

helpfull bngt,,, tq sir

didikstt said...

makasih gan

fresty said...

makasih...aku save buat referensi judul skripsi...

aneka ragam makalah said...

kalau tentang makalah pembelajaran efektif ada ngak sob

Bottle Filling Machine said...

..

kusyanto1969 said...

ijin copas pak, trim*s

ASNIAR said...

membantu sekali buat bahan referensi,
oh iya pak, klau prinsip dalam Pembelajaran bisa dijelaskan ga pak sekalian dengan akses pembelajarannya
hehehehehehehe maaf sekedar minta tolong ya pak

Try Out Online said...

ngomongin soal pendidikan kali ini saya juga mempunyai situs pendidikan yg bisa membuat giat dan rajin dalam belajar, untuk linknya http"//gameforsmart.com

ada pengadaan kompetisi cerdas cermat online se-jawatimur2 yg di laksanakan pada bulan februari mendatang yang bisa di di ikuti olech adek-adek mulai jenjang sd s/d smp untuk cara ikutnya sangat mudah dan gratiiiissss tanpa pungutan biaya apapun. dan juga berhadiah jutaan rupiah...

kami tunggu konfirmasinya...!!!!

Anonymous said...

can

cara mendapatkan bitcoin said...

saya lagi belajar bisnis online saat ini, mungkin dengan metode agan bisa saya coba terapkan biar efektif, thank you gan

luna said...

ilmu dan metodenya sangat berguna mas...makasih

cara mengobati wasir said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Tips Mencegah Kanker said...

Nice Sob Infonya
Ini nih yang sedang saya cari-cari
Arigatou Gozaimasu

Obat Herbal Luka Bedah Caesar said...

Sankyu Gan
Benar" efektip metodenya (y)

IBU HAYATI said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Hidayat Hendrakusuma said...

numpang share ya gan :)

http://www.3teria.com/

pak wijawa said...

saya ucapkan trimaksih kepada MBAH SURYO,yang sudah membantu ke susahan saya dengan memberi kan nomor goib ke pada saya.
saya sangat bersukur sekali karana nomor yang di berikan 4d itu tembus 100%.
berkat semua itu saya sudah lunasi hutang2 saya sebanyak 150 juta di BANK BRI.
dan saya sudah buka usaha berkat menang nomor togel yang di berikan sama MBAH SURYO....

-JIKA ANDA SERING KALAH DALAM BERMAIN TOGEL...

1. Di Lilit Hutang
2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat.
HUB MBAH SURYO DI NO:082342997888. ATAU KLIK DISINI! angka goip yang di berikan MBAH SURYO.tidak perlu diragukan lagi.saya jamin 100% tembus.soalx saya sudah pernah membuktikan 3x ber turut2 menang.

Naskah Drama said...

Thanks for share. Posting yang sangat bermanfaat

Obat pelangsing WSC BIOLO said...

artikel yang sangat menarik sekali dan bermanfat sekali gan,,

Free Download Software Full Version and cracked software download said...

maksih mas gan, saya sangat terbantu dengan artikel ini :X
karena lagi belajar mendidik anak :D

Obat Diet Wsc said...

artikel yang sangat bagus sekali gan,,terimaskih informasinya gan..

agus azura siswanto said...

Artikel yang sangat bagus.lesprivat-id.com

Unknown said...

artikel yang bagus dan lengkap

Resep Masakan Indonesia said...

Ga terasa udah sampe artikel 2008 o.O

CASINO ONLINE INDONESIA said...

casino online indonesia
casino online
judi online
baccarat online
baccarat online indonesia
live dealer
live casino
live baccarat
komisi rollingan
live casino indonesia
casino indonesia
komisi tanpa syarat

Furniture Jepara said...

Metode pembelajaran sangat luas.. hal ini tentu dapat membantu para pengajar untuk lebih baik dalam menjalankan tugasnya. Salam Furniture Jepara.
Berbagai kebutuhan mebel jepara murah dapat anda dapatkan di toko online furniture kami.

Agusfa said...

jika anda sedang ingin mendengarkan lagu terbaru download lagu terbaru jika anda ingin bermain gitar dan mahir cari kunci gitar untuk anda yang mencari referensi untuk pembelajaran yaitu artikel pembelajaran dan artikel pendidikan bingung mencari toko online produk furniture yang terpercaya toko mebel jepara online referensi furniture yang lain seperti meja makan minimalis juga tempat tidur dan mebel jati jepara semoga bermanfaat.

Kurniawan Zaini said...

Model-model pembelajaran ini dapat diperoleh melalui buku apa yach, sebab saya butuh sebagai referensi untuk menyelesaikan kuliah di Universitas Bina Darma

Unknown said...

BONUS DEPOSIT 100% DAN BONUS REFERRAL 50% HANYA DI POKER BETDANWIN
DENGAN BERMAIN DI POKER BETDANWIN TUNGGU APA LAGI SEGERA DAFTAR ID POKER ANDA HANYA DI WWW.BETDANWIN.COM 100% PLAYER vs PLAYER TANPA BOT,
WWW.BETDANWIN.COM ADALAH SITUS PERMAINAN POKER ONLINE INDONESIA YANG TERPECAYA
KELEBIHAN BERMAIN DI POKER WWW.BETDANWIN.COM
-KUNJUNGI DAN LIKE FANPAGE KAMI https://www.facebook.com/BetdanWin-1071580636209445/?ref=ts&fref=ts
-DENGAN SERVER YANG BERKECEPATAN TINGGI MEMBUAT PERMAINAN POKER SEMAKIN NYAMAN
-MINIMAL DEPOSIT HANYA Rp 10.000
-MINIMAL WITHDRAW 20.000
-POTONGAN MEJA HANYA 3%
-MEMBER REFERRAL AKTIF DAPATKAN BONUS REFERRAL 50% SEUMUR HIDUP
-DATA MEMBER AKAN TERJAGA DAN AMAN
-DEPOSIT DAN WITHDRAW PALING LAMA HANYA 2 MENIT
-DAPATKAN JACKPOT HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH
-DiLAYANI OLEH CUSTOMER SERVICE YANG RAMAH SELAMA 24 JAM

Rosnida Zainab said...

Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Rosnida zainab asal Kalimantan Timur, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil, dan disini daerah tempat saya mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali, bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya dan 3 bln kemudian saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, Satu minggu kemudian saya sudah ada panggilan ke jakarta untuk ujian, alhamdulillah berkat bantuan beliau saya pun bisa lulus dan SK saya akhirnya bisa keluar,dan saya sangat berterimah kasih ke pada beliau dan sudah mau membantu saya, itu adalah kisah nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya, anda bisa Hubungi Bpk Drs Tauhid SH Msi No Hp 0853-1144-2258. siapa tau beliau masih bisa membantu anda, Wassalamu Alaikum Wr Wr ..

Thalia Wijaya said...

Yuk kunjungi Berkahpoker.com agen poker online uang asli terpercaya indonesia. Dilayani oleh customer service yang ramah dan baik yang siap melayani anda selama 24 jam Non-stop. Proses Deposit dan Withdraw tercepat hanya 3 menit. Di berkah poker kalian bisa memainkan

6 permainan hanya dalam satu user id:
- Poker
- Domino Kiu-Kiu
- Adu-Q
- Bandar Q
- Capsa Susun
- Domino99


Melayani Dengan 5 Bank lokal Indonesia yanag ONLINE selama 24 Jam:
- BCA
- BRI
- BNI
- MANDIRI E-CASH
- DANAMON


Ayooo..tunggu apalagi yuk daftarin diri kalian segera di Berkahpoker.com untuk dapatin bonus yang menarik serta pelayanan Customer Service yang sangat memuaskan.Di

Berkahpoker.com Fair Player vs Palyer tanpa adanya Bot atau admin yang bermain di

dalamnya.Untuk info lebih lanjut segera hubungi Custumer Service kami di :
- Livechatinc
- BBM : 2B1A139
- YM : BERKAHPOKER_CS
- WECHAT : +85585411172
- SKYPE : BERKAHPOKER

INGIN DAFTAR LANGSUNG KLIK https://goo.gl/LDEcqL

GUSNAWATI RAMLI said...

saya setuju dengan motto yang bapak pegang. apalagi materi-materi blog bapak tentang pendidikan yang berguna bagi guru dan calon guru. saya juga menvoba mencoba blog tentang pendidikan

Citra Trinada Willya said...

terimakasih atas infonya, sangat membantu :) jangan lupa visit http://wartawarga.gunadarma.ac.id/

INTERIOR JAKARTA said...

nice artikel semoga bermanfaat ya ^^ sukses selalu ^^

Post a Comment